Coretan kecilku

Iklan
Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

#Jangan melawan arus tapi ikuti arusnya dan rubah warnanya#

Kalimat itu masih saja saya ingat pesan singkat dari sahabat saya yang sedang kuliah di bandung beberapa tahun lalu itu, saya sendiri tidak yakin kalau dia masih ingat pernah mengirimkan sms itu pada saya…

Saat itu ketka baru mulai bekerja di sebuah pabrik pembuatab harness mobil dengan perubahan lingkungan yang luar biasa drastis, seorang berjilbab besar di tengah lingkungan pergaulan bebas ala anak muda semarang. Tertekan sangat tertekan, bagaumana tidak ? di saat jam solat tak ada teman yang ikut, saat ramadhan tiba, diantara 50 orang teman satu area hanya 2 orang saja yang berpuasa…keterlaluan saya membatin dalam hati, ngakunya islam tapi…saya sempat su’udzon dengan mereka, tapi kalimat di atas ” Jangan melawan arus tapi rubah warna arusnya” membuat saya sadar inilah ladang dakwah saya, jangan mengeluh tapi berbuatlah sesuatu untuk sebuah perubahan. Mulai saat itu saya dekati mereka ( temen2 pabrik), memahami pola pikir mereka, dan ada yang sangat mengejutkan ketika salah seorang diantara mereka membuat pengakuan kepada saya, “sebenarnya saya sangat ingin kayak kamu, solat, berjilbab, bisa ngaji…sangat sejuk ketika melihatmu selesai solat dan menyapa kami disini” lalu saya tanya kenapa kamu nggak ikut solat kalau kamu pengen? lau dia menjawab ” walaupun saya islam tapi dari kecil saya sekolah di sekolah kristen, dan di rumah tidak pernah ada yang mengajari saya bagaimana caranga solat”..astagfiruallah…saya sempat su’udzon padanya, padahal dia membutuhkan saya, atau kita umat islam utk mengulurkan tangan padanya. Hikamah luar biasa sejak percakapan itu…’ jangan langsung mengomentari  dan langsung ambil kesimpulan dari sikap buruk seseorang, bisa jadi dia punya alasan kuat kenapa bersikap salah seperti itu’.

Kalimat itu terus menjadi penyemangat saya di pabrik, menebar kebaikan dan empati pada mereka teman2 seprofesiku yang salah jalan. hinnga empat tahun kemudian ketika saya sudah punya jabatan, dan memutuskan untuk keluar dari pabrik, saya telah menebar virus berjilbab kepada sekitar 50 orang anak buah saya dan masih banyak yang lain teman2 seperjuangan saya disana.

Terima kasih untuk kalimatnya teman,,,,kita tidak tahu bahwa hanya dengan satu kalimat yang kau ucapkan bisa memberi perubahan yang tak sedikit.

                                                                                         Limpung,24 April 2013 20:46

                                                                                              Mustofiyah

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

blog baru…

semoga menjadi cambuk untuk mulai berkarya

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar